Ibu: Pekerjaan Paling Mulia Sepanjang Waktu

Delapan Kebohongan Ibu

“Jadilah perubahan yang kamu ingin lihat dari dunia”

Kata-kata Mahatma Gandhi di atas adalah landasan yang menjadi penyemangat saya untuk menentukan arah dan tujuan hidup, dan kemudian bergerak untuk menciptakan perubahan. Perubahan yang ingin saya lihat dari dunia, atau lebih khususnya lagi Indonesia, sesungguhnya tidak muluk-muluk. Sederhana saja. Saya hanya ingin, bahwa setiap anak di Indonesia, dapat bertumbuh, berkembang, dan hidup sesuai dengan passion dan potensinya masing-masing, serta karakter yang kuat. Sehingga, mereka dapat menjalani kehidupannya dengan lebih bersemangat, berkualitas, dan lebih bahagia. Saya tahu, meskipun sederhana, keinginan saya ini bukan sesuatu yang mudah diraih. Tumbuh-kembang anak adalah sebuah proses panjang bertahun-tahun, yang tentu saja tidak terlepas dari peranan orang tua, terutama ibu.

Ya, ibu. Ibu yang dikatakan sebagai madrasah pertama bagi anak memegang peranan penting dalam pembentukan peradaban suatu bangsa. Bahkan ada yang mengatakan bahwa ibu adalah tiang suatu negara. Namun, yang disayangkan, wanita Indonesia zaman sekarang seringkali lupa akan hakikatnya yang sejati untuk menjadi ibu dan membangun generasi. Ia terlalu sibuk kesana-kemari untuk menggapai karir, sehingga melupakan anak sendiri. Memang, ada kebutuhan lain untuk meningkatkan pendapatan keluarga, mengingat zaman  sekarang kebutuhan rumah tangga semakin mahal. Memang, ada kebutuhan lain bagi seorang wanita yang notabene seorang manusia biasa untuk mengaktualisasi diri melalui berkarya. Namun, apakah itu berarti bahwa menjadi sebuah kelaziman yang boleh diwajarkan ketika perkembangan dan pengasuhan anak diserahkan sepenuhnya kepada pembantu rumah tangga?

Saya adalah tipikal orang yang percaya bahwa sesungguhnya setiap manusia, dan juga setiap wanita, memiliki kebebasan untuk memilih jalan hidupnya masing-masing. Namun, saya juga percaya, bahwasanya menjadi istri dan ibu yang baik bagi anak-anaknya, adalah pekerjaan dan kemuliaan terbesar bagi seorang wanita 🙂

Sebagaimana Hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Al-Bazzar dan Ath-Thabrani,

“Sampaikanlah kepada sesiapa yang engkau temui daripada kaum wanita, bahawasanya taat kepada suami serta mengakui haknya adalah menyamai pahala orang yang berjihad pada jalan Allah, tetapi adalah sangat sedikit sekali daripada golongan kamu yang dapat melakukan demikian.”

Karena bukankah, sesungguhnya seorang ibu adalah tiang-tiang peradaban?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s