kembali teringat mati

krisis-lahan-makam-kota-bekasi-saat-ini-sedang-dilanda-_120410151507-641

Ketika segala konsekuensi dari kehidupan dunia,

Terasa begitu dekat, seolah melekat di depan mata,

Apakah yang hendak kau buat, cinta?

Terang sudah kau memiliki segunung dosa,

Gelap bahwa kau bahkan memiliki sekarung pahala,

Kehadiran Tuhanmu pun hanya seper-masa bisa kau rasa

Keimanan secuil dari milik Kekasih-Nya yang tercinta saja belum tentu ada,

Lalu apakah yang hendak kau sua, cinta?

Apa yang hendak kau persembahkan ketika kau sudah purna kembara?

Ketika pada akhirnya kau kembali pulang ke rumahmu yang sesungguhnya?

Tak ada, ya?

Bahkan rasa cinta yang kau agung-agungkan itu saja sudah kau bagi-bagikan secara cuma-cuma

Tanpa makna, pada segala pesona dunia yang fana

Apa yang hendak kau sisa?

Tak ada, ya?

Lalu, setelah itu, apa yang hendak kau buat, cinta?

Tak akan ada orang yang bisa memenangkan peperangan tanpa senjata,

Kau mengetahuinya bahkan dengan sempurna.

Lalu, apa yang hendak kau bawa, cinta?

13 Desember 2012

Kamar perjuangan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s