Teruntuk yang tersayang; suara hati #1

Sayang, ini bukan tentang kadar cinta yang kurang,

Ataupun kata setia yang tidak bersemang.

Bukan itu.

Ini juga bukan tentang tidak menghargai dan menyayangimu dgn sepenuh jiwa,

Ataupun aku yang mungkin menurutmu terlalu cuek dan tidak perasa.

Bukan itu.

Ini adalah tentang kepada siapa menyandarkan hati,  Menggantungkan jiwa,

Menetapkan harap tentang bagaimana hidup akan berkelana.

Ini adalah tentang bagaimana kita memandang,

Menempatkan hidup bukan sebagai tujuan,  Namun sarana pengumpul bekal,

Untuk kehidupan yang lebih niscaya di masa depan.

Sayang, hidup ini singkat. Demikian yang selalu kupikirkan dalam setiap derap.

Seperti yang pernah kau katakan kepadaku dulu, Sebelum kisah kita menuai temu,

Tak ada ruang untuk membuang waktu.

Karena hari demi hari, Bilangan waktu akan terus bergerak maju

Menyisakan semakin sedikit kesempatan yang tersisa,

Untuk mengumpulkan bekal di negeri fana.

Sayang, aku hanya tidak ingin semuanya menjadi terlambat,

Saat aku dan kamu tak bisa lagi merintih mengharap tobat,

Ataupun meratap mengharap nikmat.

Aku mencintaimu. Dan kau pun tahu.

Berikut serentetan alasan yang menguatkan di balik itu.

Aku meyakinimu. Dan justru karena keyakinan itulah aku memilih menguatkan diriku,

Untuk menggubah rindu dan sendu, sementara waktu.

Ya, mungkin untuk saat ini kita harus mengalah terlebih dahulu,

Mengurangi temu dan katakata rindu,

Demi memenangkan ketaatan kepada Tuhan dan mengalahkan hawa nafsu.

Mungkin, aku seharusnya belajar terlebih dahulu,

Bagaimana menempatkan cinta kepada Pemilik ruhmu,

Di atas kecintaanku padamu.

Hingga suatu saat nanti, Jika memang Pemilik Kehidupan ini menghendaki,

Aku dan kamu bersinergi dalam sebuah pertemuan suci,

Yang semakin menebarkan rahmat dan manfaat bagi penduduk bumi,

Serta mendekatkan masingmasing dari diri ini,

Kepada Illahi Rabbi… :’)

Setelah pembicaraan kita malam tadi,

yang mencintaimu, Karena kecintaanku dan kecintaanmu, pada Rabbmu,

170514

Posted in 22-05,

Dalam rindu,

dan munajat syahdu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s