Dear my future children #3

Assalammualaikum ananda tersayang,
Apa kabar? 🙂
Pada hari ini, bunda hendak menyampaikan satu pesan lagi.. 🙂

Yang ketika kamu berpegang dengannya, maka insyaAllah kamu akan menemui kebaikan kebaikan di dalam kehidupan.. 🙂

Bunda berpesan,
Agar kamu senantiasa memperhatikan dan mengelola dengan baik  dua hal terpenting dalam dirimu: (1) hati dan jiwa/ruh, dan (2) pikiranmu..
Ketena dua hal itulah, yang menjadikanmu manusia, yang membedakan antara manusia dan makhluk ciptaan Allah Yang lainnya..

Perhatikanlah kualitas, kebersihan, dan kejernihan dua hal ini, melebihi hal-hal lain yang ada di dalam dirimu..
Karena kedua hal inilah, yang sesungguhnya menentukan lisan, perbuatan, dan yang terutama, pandangan Allah kepada dirimu..

Janganlah kau biarkan hati dan pikiranmu tercemari, oleh hal hal yang dapat menjauhkanmu dariNya..

Waspadalah terhadap penyakit penyakit hati yang begitu halusnya disisipkan setan di dalam jiwa untuk menyesatkan manusia..
Iri, dengki, kesombongan, perasaan berbangga terhadap diri sendiri, perasaan cukup tanpa perlu bantuan Allah, perasaan cukup dengan amal, perasaan dan pemikiran yang membuat kita membenci orang lain bukan karena Allah..

Ketika perasaan bahwa diri ini “lebih” dan kecenderungan untuk membuat kita memandang orang lain lebih rendah dari diri kita mulai ada,
Ketika kecenderungan dan dorongan untuk mencela dan menggunjingkan keburukan orang lain menyeruak di dalam dada,
Ingatlah, nak,
Bahwa tidak ada satu pun yang bisa menjamin,
Bahwa kedudukan dirinya yang hendak kau cela entah karena tingkahnya, hartanya, atau apapun yang membuatmu tidak suka,
lebih rendah daripada kedudukan dirimu di mataNya..

Bisa jadi, dan sungguh,
Hal ini mungkin sekali,
Bahwa orang yang hendak kau cela,
Memiliki amalan amalan rahasia,
Yang membuat kedudukannya di mata Allah, jauh lebih tinggi daripada dirimu..

Janganlah pernah, sayangku,
Kau mengkhawatirkan apa yang akan orang katakan kepadamu, jika kamu berdiri di atas kebenaran dan agama Allah,
Berakhlak dengan baik, dan tidak merugikan orang lain

Berdirilah dengan tegar dan penuh keberanian, memperjuangkan apa yang diridhaiNya.
Janganlah pernah, takut dibilang tidak gaul, katrok, kampungan, dan lain sebagainya, hanya untuk mengikuti apa yang dipandang masyarakat sebagai sesuatu yang “gaul”, ” ngetrend”, dan demi diterimanya kamu di masyarakat atau teman-teman sepermainan.
Misalnya: rokok, narkoba, clubbing, pacaran, atau hal hal yang lain yang hanya akan merusak dan merugikan dirimu sendiri.
Lebih baik berdiri di atas kebenaran walaupun harus berdiri di atas api, daripada mengikuti saat ini demi kesenangan semu namun harus menanggung pedihnya api neraka yang abadi di akhirat nanti.

Khawatirlah nak, khawatirlah.
Bahkan jika perlu hingga kau merasa begitu lemah dan mencucurkan air mata.
Khawatirlah selalu terhadap bagaimana Allah memandangmu saat ini..
Janganlah kau sibukkan diri untuk mencari cari kelemahan orang lain,
Karena bunda yakin,
Mencari dan memperbaiki kekurangan diri sendiri sudah akan sangat menyibukkan pikiran dan dirimu sendiri.. 🙂

Janganlah pernah merasa puas dengan apa yang sudah kamu lakukan,
Berkacalah selalu pada para sahabat dan thabi’in di masa lampau,
Dan kamu akan memahami bahwa,
Apapun amalan yang sudah kita lakukan,
Tidak akan pernah bisa menandingi perjuangan mereka..
Dan ingatlah selalu bahwa,
Yang akan Allah nilai di akhirat nanti,
Adalah siapa yang paling baik amalnya..

Sekali lagi, jagalah selalu sayangku,
Kejernihan hati dan pikiranmu..
Agar kamu senantiasa bisa berpikir dan memutuskan dengan benar,
Agar hasrat, emosi, dan kecenderunganmu, senantiasa mengikuti apa yang disukai olehNya.. 🙂

Hadapkanlah selalu,
Hati dan jiwamu dan bukan hanya raga dan tubuhmu,
Ketika kamu shalat dan menghadapNya..
Jagalah dzikrullah dalam setiap hembusan nafasmu,
Dan jagalah ayat ayat al quran dalam bibir dan hatimu,
Karena ketiga hal itulah, yang akan meningkatkan dan menjaga kualitas ruhmu..

Anakku sayang,
Menjaga raga dan penampilan itu penting,
Namun menjaga kualitas hati dan akalmu,
Jauh lebih penting lagi 🙂

Selamat bertumbuh dan berproses sayangku 🙂

Bunda tahu, apa yang bunda katakan bukan hal yang mudah.
Karena hingga saat ini, bunda pun masih terus berjuang :”
Dan, bunda juga sangat mungkin melakukan khilaf. Maka jadilah pengingat bunda jika bunda mulai berbelok dari jalan yang lurus.. 🙂

Kita sama sama berjuang yaa sayang.. :*

Rabu, 9 Maret 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s